LENSAPLAY

Sejarah 101 Tahun Arsenal Sukses Cetak 26 Gol 1 Pertandingan

Sejarah 101 Tahun Arsenal Sukses Cetak 26 Gol 1 Pertandingan
 

Lensagol.com - 101 tahun lalu, Arsenal mencatatkan kemenangan 26-1 atas tim Prancis dan skor itu menjadi kemenangan terbesar sepanjang sejarah Gunners.

APA MOMEN BERSEJARAH HARI INI?

5 Desember 1905, Woolwich Arsenal mengalahkan Paris XI dalam laga persahabatan yang berakhir dengan skor 26-1. Woolwich Arsenal merupakan cikal bakal tim yang sekarang kita kenal sebagai Arsenal FC.

INI MOMEN PENTING KARENA...

Kemenangan atas tim Prancis tersebut menjadi skor terbesar sepanjang sejarah Arsenal. Rekor tersebut diciptakan ketika Arsenal melakoni musim keduanya bersama Phil Kelso, yang membawa Gunners ke peringkat sepuluh musim sebelumnya. Musim itu bukan musim yang baik untuk Arsenal. Mereka sedang duduk di peringkat 16 ketika menghadapi Paris XI di Manor Ground, Plumstead.

Lawan mereka merupakan kumpulan pesepakbola yang bermain di Paris. Walau tidak ada catatan resmi yang tersisa, tim tersebut diyakini memiliki banyak pemain timnas Prancis. Hanya saja, sepakbola belum menjadi populer di Prancis saat itu. Sepakbola profesional pun masih berada dalam tahap awal pertumbuhannya.

Satu-satunya pengecualian yang ada dalam laga tersebut adalah WJ Hodge. Ia adalah pemain cadangan Arsenal yang dipinjamkan ke Paris XI untuk mengurangi perbedaan tajam di antara kedua tim. Apalagi, ada beberapa anggota yang sakit saat itu.

Memainkan tujuh pemain cadangan, Arsenal berhasil unggul 8-1 di paruh pertama. Pertandingan yang berat sebelah memang terjadi, namun tidak ada yang menyangkan Gunners mencetak lebih banyak gol di paruh kedua. Total 18 gol diciptakan dan itu berarti rata-rata tiap 2,5 menit kiper lawan memungut bola dari gawangnya. Robert Watson jadi sorotan saat itu berkat tujuh golnya.

Kentish Independent, salah satu surat kabar Inggris, menilai para pemain Prancis bermain sangat buruk. Mereka menyamaakan Paris XI dengan boneka, bahkan menyebut tim tersebut sebagai "Pantomim Prancis". Ini menjelaskan bahwa sepakbola masih berada dalam awal perkembangannya di Paris saat itu.

HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI

Kendati menang dengan skor yang luar biasa besar dan mencatatkan rekor, Arsenal tidak mampu mengulangi prestasinya di liga domestik. Gunners hanya mampu finis di tempat ke-12 Liga Inggris. Watson yang tampil gemilang juga gagal mengulangi prestasinya dan hany amencetak satu gol dalam sepuluh laga kompetitif.

Persaingan trofi kala itu menjadi milik Liverpool dan Preston North End. The Reds keluar sebagai juara musim tersebut dengan mengantongi 51 poin, unggul empat poin atas Preston.

Tags : Arsenal  \  Premier League  \ 

recommended